Minggu, 15 Desember 2013

Terbalas sudah semua usahaku, terhapus hilang seluruh egoku, tak mungkin aku bisa melakukan ini tanpamu. Terlarut dalam kebahagiaan yang dalam, semua ini kutulis dengan hati yang tulus tanpa tekanan ataupun paksaan. Aku bangga bisa mengukir sejarah ini bersamamu, kelak kita akan mengukir lebih banyak sejarah bersama. Bersamamu aku bahagia, semua karena pengorbananmu yang begitu besar untuk semua ini.
Tak lepas dari semua itu, aku ingin selalu bersamamu, bahkan maut tak akan mampu memisahkan duniaku dan duniamu, karena kita bukan dua melainkan satu. Apa yang telah dipersatukan Tuhan takkan bisa dipisahkan oleh manusia. Tuhan telah menciptakanmu dengan salah satu tulang rusukku. Kaulah salah satu tulang rusukku yang hilang itu. Tuhan mengambilnya untuk menciptakan pelengkap dalam kehidupanku.
Kita memang berbeda, tetapi karena kita beda, kita adalah istimewa. Tidak berarti perbedaan yang signifikan ini tak dapat dipersatukan. Jangan ada rasa khawatir dalam dirimu, semua ini akan segera bersatu seperti apa yang kita cita-citakan.

Kita akan memiliki keluarga kita sendiri, dan kita akan melihat anak cucu kita berlarian di taman bunga yang indah. Kita akan menceritakan semua pengalaman masa muda kita pada anak cucu kita, tentang kita berdua, tentang kenakalan kita berdua. Bukankah demikian, kemudia kita akan menggemuk bersama, mengurusi ladang kita. Dan kita akan dikuburkan bersebelahan di tengah taman bunga yang indah di pekarangan yang megah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar